Home » » BAB 33 POSITIVE PRESSURE ROOM

BAB 33 POSITIVE PRESSURE ROOM

HANDBOOK HVAC FORMULA

RIJOMAC SYSTEM

Controlled Environment Engineering


33.1 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari bab ini, pembaca diharapkan mampu:

✓ Memahami konsep Positive Pressure Room.

✓ Mendesain Airflow Offset positif.

✓ Memahami Pressure Cascade.

✓ Menghitung kebutuhan airflow positif.

✓ Menerapkan konsep pada Cleanroom dan Operating Room.


33.2 PENDAHULUAN

Pada banyak fasilitas kritis, tujuan utama HVAC bukan hanya mendinginkan ruangan.


Tujuan yang lebih penting adalah:

✓ Melindungi produk

✓ Melindungi proses

✓ Mengendalikan kontaminasi

✓ Menjaga kualitas lingkungan


Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan:

Positive Pressure Room


33.3 APA ITU POSITIVE PRESSURE ROOM?

Positive Pressure Room adalah ruangan yang memiliki tekanan lebih tinggi dibanding area di sekitarnya.


Kondisi:

P Ruang > P Koridor


Akibat:

Udara bergerak keluar ruangan.


33.4 PRINSIP DASAR

Udara selalu bergerak:

Dari tekanan tinggi

menuju

tekanan rendah


Karena itu tekanan positif digunakan untuk mencegah udara luar masuk ke ruangan.


33.5 TUJUAN POSITIVE PRESSURE

Tujuan utama:

✓ Mencegah masuknya partikel

✓ Mencegah masuknya mikroorganisme

✓ Melindungi produk

✓ Melindungi pasien

✓ Menjaga kebersihan area kritis


33.6 BAGAIMANA POSITIVE PRESSURE DIBENTUK?

Positive Pressure dibentuk melalui:

Supply Air > Return Air + Exhaust Air


Airflow berlebih akan keluar melalui:

✓ Celah pintu

✓ Transfer grille

✓ Airlock

✓ Kebocoran konstruksi


33.7 AIRFLOW OFFSET POSITIF

Rumus dasar:

Offset=SA-EA


Dimana:

SA = Supply Air

EA = Exhaust Air


Jika hasil positif:

Ruangan cenderung positif.


33.8 CONTOH PERHITUNGAN

Supply Air

2.500 CMH


Exhaust + Return

2.250 CMH


Perhitungan:

2500-2250=250


Offset:

+250 CMH


Ruangan menjadi positif.


33.9 DIFFERENTIAL PRESSURE TARGET

Target umum:

AplikasiDifferential Pressure
Cleanroom ISO 8+5 hingga +15 Pa
Farmasi+10 hingga +20 Pa
Operating Room+10 hingga +20 Pa
Airlock Bersih+5 hingga +15 Pa

Nilai aktual tergantung desain fasilitas.


33.10 PRESSURE CASCADE

Pressure Cascade digunakan untuk menjaga arah aliran udara.


Contoh:

Koridor

0 Pa

↓

Airlock

+10 Pa

↓

Cleanroom

+20 Pa


Udara selalu bergerak dari area paling bersih menuju area yang lebih rendah tekanannya.


33.11 POSITIVE PRESSURE DAN CLEANROOM

Pada Cleanroom:

Tekanan positif berfungsi:

✓ Menolak partikel dari luar

✓ Menjaga klasifikasi ruangan

✓ Mendukung performa HEPA Filter


Tanpa tekanan positif:

Kontaminasi dapat masuk saat pintu dibuka.


33.12 POSITIVE PRESSURE DAN FARMASI

Pada fasilitas farmasi:

Positive Pressure digunakan untuk:

✓ Area produksi steril

✓ Area filling

✓ Area dispensing tertentu

✓ Area pengemasan kritis


Tujuan:

Melindungi produk.


33.13 POSITIVE PRESSURE DAN OPERATING ROOM

Pada Operating Room:

Tekanan positif digunakan untuk:

✓ Melindungi pasien

✓ Mengurangi risiko infeksi

✓ Menjaga kualitas udara operasi


Udara bersih harus mengalir keluar dari ruang operasi.


33.14 AIRLOCK DESIGN

Airlock membantu menjaga:

✓ Pressure Cascade

✓ Kontrol akses

✓ Stabilitas tekanan


Airlock sering ditempatkan di antara:

Koridor

dan

Area Bersih


33.15 KEBocoran RUANGAN

Besarnya tekanan positif dipengaruhi oleh:

✓ Kerapatan pintu

✓ Kerapatan panel

✓ Celah konstruksi

✓ Frekuensi buka-tutup pintu


Ruangan yang bocor memerlukan offset lebih besar.


33.16 AIRFLOW REQUIREMENTS

Tidak ada satu nilai airflow offset yang berlaku untuk semua ruangan.


Kebutuhan dipengaruhi oleh:

✓ Volume ruangan

✓ Tingkat kebocoran

✓ Target tekanan

✓ Standar fasilitas


33.17 MONITORING POSITIVE PRESSURE

Monitoring dilakukan menggunakan:

✓ Magnehelic Gauge

✓ Differential Pressure Gauge

✓ Pressure Transmitter

✓ BMS


Monitoring harus dilakukan secara kontinu pada area kritis.


33.18 STUDI KASUS

Kasus:

Cleanroom Farmasi


Target:

+15 Pa


Supply Air

10.000 CMH


Return Air

9.700 CMH


Offset

300 CMH


Hasil:

Tekanan positif stabil.


Produk terlindungi dari kontaminasi luar.


33.19 KESALAHAN UMUM

✗ Mengandalkan tekanan tanpa menghitung airflow.

✗ Tidak memperhitungkan kebocoran ruangan.

✗ Tidak menggunakan airlock.

✗ Mengabaikan monitoring tekanan.

✗ Menggunakan offset terlalu kecil.


33.20 CARA BERPIKIR ENGINEER

Ketika tekanan positif tidak tercapai, banyak orang langsung menambah supply airflow.

Engineer akan bertanya:

✓ Berapa offset aktual?

✓ Apakah ada kebocoran?

✓ Apakah pintu sering terbuka?

✓ Apakah sensor akurat?

✓ Apakah pressure cascade masih bekerja?

Karena tekanan positif adalah hasil dari keseimbangan seluruh sistem HVAC.


33.21 RINGKASAN

Positive Pressure Room adalah ruangan dengan tekanan lebih tinggi dibanding area sekitarnya.

Rumus utama:

Airflow Offset:

Offset=SA-EA

Differential Pressure:

\Delta P=P_1-P_2

Parameter utama:

✓ Supply Air

✓ Exhaust Air

✓ Airflow Offset

✓ Pressure Cascade

✓ Differential Pressure

Prinsip yang harus selalu diingat:

Positive Pressure tidak dibuat oleh sensor.

Positive Pressure dibuat oleh airflow yang dirancang dengan benar.

Dan dalam Cleanroom, Farmasi, serta Operating Room, tekanan positif merupakan salah satu lapisan perlindungan utama terhadap kontaminasi dari luar ruangan.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat