Home » » BAB 32 AIRFLOW OFFSET

BAB 32 AIRFLOW OFFSET

HANDBOOK HVAC FORMULA

RIJOMAC SYSTEM

Controlled Environment Engineering


32.1 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari bab ini, pembaca diharapkan mampu:

✓ Memahami konsep Airflow Offset.

✓ Menghitung selisih Supply dan Exhaust Air.

✓ Mendesain Positive Pressure Room.

✓ Mendesain Negative Pressure Room.

✓ Memahami hubungan Airflow dan Differential Pressure.

✓ Melakukan Airflow Balancing.


32.2 PENDAHULUAN

Differential Pressure tidak muncul secara kebetulan.

Tekanan positif maupun tekanan negatif merupakan hasil dari perbedaan jumlah udara yang masuk dan keluar dari suatu ruangan.


Konsep ini disebut:

Airflow Offset


Airflow Offset merupakan dasar dari:

✓ Cleanroom

✓ Medical HVAC

✓ Biosafety Laboratory

✓ Ruang Isolasi

✓ Farmasi


32.3 APA ITU AIRFLOW OFFSET?

Airflow Offset adalah selisih antara udara yang masuk dan udara yang keluar dari suatu ruangan.


Rumus dasar:

Offset=SA-EA


Dimana:

SA = Supply Air

EA = Exhaust Air


Satuan:

✓ CMH

✓ CFM

✓ L/s


32.4 POSITIVE AIRFLOW OFFSET

Jika:

Supply Air > Exhaust Air


Maka:

Offset bernilai positif.


Udara berlebih akan keluar dari ruangan.


Hasil:

✓ Positive Pressure


32.5 CONTOH POSITIVE OFFSET

Supply Air

2.000 CMH


Exhaust Air

1.800 CMH


Perhitungan:

2000-1800=200


Offset:

+200 CMH


Ruangan menjadi positif.


32.6 NEGATIVE AIRFLOW OFFSET

Jika:

Exhaust Air > Supply Air


Maka:

Offset bernilai negatif.


Udara akan masuk ke ruangan.


Hasil:

✓ Negative Pressure


32.7 CONTOH NEGATIVE OFFSET

Supply Air

1.800 CMH


Exhaust Air

2.000 CMH


Perhitungan:

1800-2000=-200


Offset:

-200 CMH


Ruangan menjadi negatif.


32.8 AIRFLOW BALANCE

Jika:

Supply Air = Exhaust Air


Maka:

Offset=0


Ruangan mendekati netral.


Biasanya digunakan pada area non-kritis.


32.9 HUBUNGAN OFFSET DAN DIFFERENTIAL PRESSURE

Semakin besar offset:

✓ Semakin besar Differential Pressure


Namun hubungan ini tidak linear.


Dipengaruhi oleh:

✓ Kebocoran ruangan

✓ Ukuran pintu

✓ Celah konstruksi

✓ Airlock


32.10 OFFSET PERCENTAGE

Dalam desain HVAC, offset sering dinyatakan dalam persentase.


Rumus:

Offset%=\frac{SA-EA}{SA}\times100%


32.11 CONTOH PERHITUNGAN OFFSET %

Supply Air

2.000 CMH


Exhaust Air

1.800 CMH


Perhitungan:

\frac{2000-1800}{2000}\times100%


Hasil:

10%


32.12 POSITIVE PRESSURE DESIGN

Umumnya menggunakan offset:

✓ 5%

✓ 10%

✓ 15%


Tergantung:

✓ Kelas ruangan

✓ Tingkat kebocoran

✓ Risiko kontaminasi


32.13 NEGATIVE PRESSURE DESIGN

Umumnya menggunakan offset:

✓ 10%

✓ 15%

✓ 20%


Tergantung:

✓ Tingkat containment

✓ Risiko biologis

✓ Standar fasilitas


32.14 CLEANROOM APPLICATION

Pada cleanroom:

Supply Air biasanya lebih besar daripada Return Air.


Tujuan:

✓ Menjaga tekanan positif

✓ Menghindari masuknya partikel

✓ Menjaga kualitas produk


32.15 MEDICAL HVAC APPLICATION

Pada Operating Room:

Supply Air lebih besar daripada Return Air.


Tujuan:

✓ Positive Pressure

✓ Infection Control

✓ Perlindungan pasien


32.16 ISOLATION ROOM APPLICATION

Pada Ruang Isolasi:

Exhaust Air lebih besar daripada Supply Air.


Tujuan:

✓ Menahan aerosol infeksius

✓ Mencegah penyebaran ke koridor


32.17 BSL APPLICATION

Pada Biosafety Laboratory:

Negative Offset merupakan bagian utama sistem containment.


Semakin tinggi level BSL:

Semakin ketat pengendalian airflow.


32.18 AIRFLOW OFFSET DAN AIRLOCK

Airlock digunakan untuk:

✓ Mengurangi gangguan tekanan

✓ Menjaga Pressure Cascade

✓ Mengontrol perpindahan udara


Tanpa Airlock:

Offset dapat terganggu saat pintu dibuka.


32.19 STUDI KASUS

Kasus:

Ruang Isolasi Rumah Sakit


Target:

-5 Pa


Supply Air:

900 CMH


Exhaust Air:

1.100 CMH


Offset:

900-1100=-200


Hasil:

Negative Offset tercapai.


Tekanan negatif stabil.


32.20 KESALAHAN UMUM

✗ Menghitung tekanan tanpa menghitung airflow.

✗ Mengabaikan kebocoran ruangan.

✗ Mengabaikan pintu dan celah.

✗ Menggunakan offset terlalu kecil.

✗ Tidak melakukan balancing.


32.21 CARA BERPIKIR ENGINEER

Ketika tekanan ruangan tidak tercapai, banyak orang langsung mengubah setpoint pressure.

Engineer akan bertanya:

✓ Berapa Supply Air aktual?

✓ Berapa Exhaust Air aktual?

✓ Berapa Offset aktual?

✓ Apakah ruangan bocor?

✓ Apakah balancing sudah dilakukan?

Karena tekanan adalah hasil dari airflow, bukan penyebabnya.


32.22 RINGKASAN

Airflow Offset adalah selisih antara Supply Air dan Exhaust Air.

Rumus utama:

Offset:

Offset=SA-EA

Offset Persentase:

Offset%=\frac{SA-EA}{SA}\times100%

Prinsip penting:

✓ Supply lebih besar menghasilkan tekanan positif.

✓ Exhaust lebih besar menghasilkan tekanan negatif.

✓ Differential Pressure merupakan hasil dari Airflow Offset.

✓ Airflow Balance lebih penting daripada sekadar membaca angka tekanan.

Prinsip yang harus selalu diingat:

Pressure adalah akibat.

Airflow Offset adalah penyebab.

Dan dalam Cleanroom, Medical HVAC, serta Biosafety Laboratory, pengendalian kontaminasi dimulai dari pengendalian aliran udara.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat