Home » » BAB 12 HUMIDITY RATIO

BAB 12 HUMIDITY RATIO

HANDBOOK HVAC FORMULA

RIJOMAC SYSTEM

Controlled Environment Engineering


12.1 PENDAHULUAN

Pada bab sebelumnya telah dibahas:

✓ Relative Humidity (RH)

✓ Dew Point

Namun dalam perhitungan engineering HVAC, parameter yang paling sering digunakan untuk menghitung kandungan uap air sebenarnya adalah:

Humidity Ratio

Humidity Ratio merupakan dasar dari:

  • Moisture Load Calculation

  • Dehumidification Load

  • Psychrometric Analysis

  • Fresh Air Calculation

  • Dry Room Design

  • Cleanroom Humidity Control

Karena itu Humidity Ratio menjadi salah satu parameter paling penting dalam HVAC Engineering.


12.2 APA ITU HUMIDITY RATIO?

Humidity Ratio adalah jumlah uap air yang terkandung dalam udara dibandingkan massa udara kering.

Sering disebut juga:

✓ Moisture Content

✓ Absolute Humidity

✓ Specific Humidity (pendekatan tertentu)


Satuan yang umum digunakan:

  • g/kg Dry Air

  • kg/kg Dry Air


12.3 MEMAHAMI HUMIDITY RATIO

Contoh:

Humidity Ratio

=

10 g/kg


Artinya:

Setiap 1 kg udara kering mengandung:

10 gram uap air.


Semakin besar nilai Humidity Ratio:

✓ Udara semakin lembap

✓ Moisture Load semakin tinggi

✓ Dew Point semakin tinggi


12.4 SIMBOL HUMIDITY RATIO

Dalam Psychrometrics biasanya digunakan simbol:

W

atau

ω


Contoh:

W = 0,010 kg/kg


Artinya:

10 gram uap air per kg udara kering.


12.5 HUMIDITY RATIO DAN RH

Relative Humidity tidak menunjukkan jumlah air yang sebenarnya.


Humidity Ratio menunjukkan jumlah air yang sebenarnya.


Contoh:

24°C

50% RH


Humidity Ratio

≈ 9 g/kg


Pada kondisi lain:

30°C

50% RH


Humidity Ratio

≈ 13 g/kg


RH sama.

Namun kandungan air berbeda.


12.6 HUMIDITY RATIO DAN DEW POINT

Semakin tinggi Humidity Ratio:

✓ Dew Point meningkat

✓ Risiko kondensasi meningkat


Semakin rendah Humidity Ratio:

✓ Dew Point menurun

✓ Udara semakin kering


Karena itu Humidity Ratio sangat erat kaitannya dengan Dew Point.


12.7 PSYCHROMETRIC CHART

Humidity Ratio biasanya diperoleh dari:

✓ Psychrometric Chart

✓ Software HVAC

✓ Psychrometric Calculator

✓ BMS Trend Data


Dalam praktik HVAC modern, penggunaan software jauh lebih umum dibanding perhitungan manual.


12.8 MOISTURE CONTENT

Moisture Content adalah istilah lain yang sering digunakan untuk menggambarkan Humidity Ratio.


Semakin tinggi Moisture Content:

✓ RH meningkat

✓ Dew Point meningkat

✓ Beban dehumidifikasi meningkat


12.9 MOISTURE MASS BALANCE

Prinsip dasar:

Uap air tidak dapat hilang begitu saja.


Moisture yang masuk harus:

✓ Dibuang

atau

✓ Diakumulasi


Konsep ini disebut:

Moisture Mass Balance.


12.10 RUMUS MOISTURE LOAD

Rumus dasar:

M=\dot m\times(W_1-W_2)


Dimana:

M = Moisture Load

ṁ = Massa Udara

W₁ = Humidity Ratio awal

W₂ = Humidity Ratio akhir


12.11 MEMAHAMI RUMUS

Jika udara masuk:

12 g/kg


Target:

8 g/kg


Selisih:

4 g/kg


Maka sistem HVAC harus menghilangkan selisih kandungan air tersebut.


12.12 CONTOH PERHITUNGAN

Data:

Airflow

2.000 CMH


Humidity Ratio Awal

12 g/kg


Humidity Ratio Target

8 g/kg


Selisih

4 g/kg


Hasil:

Sistem harus menghilangkan sejumlah moisture agar kondisi target tercapai.


12.13 SUMBER MOISTURE LOAD

Moisture dapat berasal dari:

✓ Fresh Air

✓ Infiltrasi

✓ Operator

✓ Proses Produksi

✓ Pencucian

✓ Produk


Semua sumber tersebut akan meningkatkan Humidity Ratio.


12.14 HUMIDITY RATIO DAN FRESH AIR

Fresh Air sering menjadi sumber Moisture terbesar.


Contoh:

Udara luar:

32°C

75% RH


Humidity Ratio sangat tinggi.


Jika masuk ke cleanroom:

Moisture Load meningkat.


12.15 HUMIDITY RATIO DAN INFILTRASI

Infiltrasi udara luar dapat menyebabkan:

✓ RH meningkat

✓ Dew Point meningkat

✓ Dehumidifier bekerja lebih berat


Karena itu pengendalian kebocoran ruangan sangat penting.


12.16 HUMIDITY RATIO DAN DEHUMIDIFIKASI

Tujuan utama dehumidifikasi:

Menurunkan Humidity Ratio.


Bukan sekadar menurunkan RH.


Karena RH dapat berubah akibat perubahan temperatur.


Sedangkan Humidity Ratio menunjukkan jumlah air yang sebenarnya.


12.17 HUMIDITY RATIO DAN CLEANROOM

Pada cleanroom:

Humidity Ratio digunakan untuk:

✓ Moisture Control

✓ RH Control

✓ Process Stability

✓ Dehumidification Design


Terutama pada area farmasi dan elektronik.


12.18 HUMIDITY RATIO DAN DRY ROOM

Pada Dry Room:

Parameter utama:

✓ Dew Point

✓ Humidity Ratio


Bukan RH.


Karena RH menjadi kurang relevan pada kondisi kelembapan sangat rendah.


12.19 STUDI KASUS

Kasus:

Ruang Produksi Farmasi


Target:

22°C

50% RH


Aktual:

22°C

70% RH


Investigasi:

Humidity Ratio jauh lebih tinggi dari target.


Penyebab:

Fresh Air dan infiltrasi berlebihan.


Solusi:

Mengurangi Moisture Load dan meningkatkan kapasitas dehumidifikasi.


12.20 KESALAHAN UMUM

✗ Hanya melihat RH.

✗ Mengabaikan Humidity Ratio.

✗ Mengabaikan Moisture Load.

✗ Tidak menggunakan Psychrometric Chart.

✗ Menganggap RH selalu menunjukkan kandungan air.


12.21 CARA BERPIKIR ENGINEER

Ketika RH tinggi, banyak orang berkata:

"Udara terlalu lembap."

Engineer akan bertanya:

✓ Berapa Humidity Ratio?

✓ Berapa Dew Point?

✓ Berapa Moisture Load?

✓ Dari mana sumber kelembapan?

✓ Berapa Fresh Air yang masuk?

Karena Humidity Ratio menunjukkan jumlah air yang sebenarnya berada di dalam udara.


12.22 RINGKASAN

Humidity Ratio adalah jumlah uap air yang terkandung dalam udara dibandingkan massa udara kering.

Satuan umum:

✓ g/kg Dry Air

✓ kg/kg Dry Air

Rumus dasar Moisture Load:

M=\dot m\times(W_1-W_2)

Prinsip penting:

✓ Humidity Ratio menunjukkan kandungan air yang sebenarnya.

✓ Humidity Ratio berkaitan erat dengan Dew Point.

✓ Humidity Ratio digunakan dalam perhitungan Moisture Load.

✓ Humidity Ratio menjadi dasar desain dehumidifikasi.

Prinsip yang harus selalu diingat:

Relative Humidity menunjukkan persentase kelembapan.

Humidity Ratio menunjukkan jumlah air yang sebenarnya berada di dalam udara.

Dan dalam perhitungan HVAC Engineering, jumlah air yang sebenarnya sering kali lebih penting daripada persentasenya.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat