Home » » BAB 12 AHU UNTUK INDUSTRI FARMASI

BAB 12 AHU UNTUK INDUSTRI FARMASI

12.1 Pendahuluan

Dalam industri farmasi, sistem HVAC bukan hanya berfungsi untuk memberikan kenyamanan atau menjaga kualitas udara.

HVAC merupakan bagian dari sistem mutu (Quality System) yang secara langsung mempengaruhi:

  • Kualitas produk

  • Keamanan produk

  • Stabilitas produk

  • Kepatuhan regulasi

  • Keselamatan operator

Karena itu desain AHU pada fasilitas farmasi harus mempertimbangkan aspek:

✓ Kontaminasi Partikel

✓ Kontaminasi Mikrobiologi

✓ Temperatur

✓ Kelembapan

✓ Differential Pressure

✓ Airflow Pattern

✓ Cross Contamination Control


12.2 Peran HVAC dalam GMP

Menurut prinsip Good Manufacturing Practice (GMP), sistem HVAC berfungsi untuk:

  • Mengendalikan lingkungan produksi

  • Mengurangi risiko kontaminasi

  • Menjaga konsistensi proses

  • Mendukung kualitas produk

HVAC bukan hanya utilitas.

HVAC merupakan bagian dari sistem produksi.


12.3 Risiko Kontaminasi pada Industri Farmasi

Produk farmasi dapat terkontaminasi oleh:

Partikel

Contoh:

  • Debu

  • Serat

  • Partikel proses


Mikroorganisme

Contoh:

  • Bakteri

  • Jamur

  • Spora


Cross Contamination

Perpindahan material atau produk dari satu area ke area lain.


Operator

Operator merupakan sumber kontaminasi terbesar dalam cleanroom farmasi.


12.4 Grade Area dalam GMP

Industri farmasi menggunakan sistem klasifikasi Grade.

Tabel 12.1 Grade Area

GradeFungsi Umum
Grade AArea kritis
Grade BBackground Grade A
Grade CArea proses bersih
Grade DArea pendukung

12.5 Hubungan Grade dan ISO

Meskipun sering dibandingkan, Grade dan ISO tidak identik.

Tabel 12.2 Hubungan Umum

GMP GradeReferensi ISO
Grade AISO 5
Grade BISO 5
Grade CISO 7
Grade DISO 8

Catatan:

ISO hanya mengendalikan partikel.

GMP mencakup:

  • Partikel

  • Mikrobiologi

  • Monitoring

  • Airflow

  • Risiko Produk

  • Contamination Control Strategy (CCS)


12.6 Parameter Lingkungan Farmasi

Temperatur

Umumnya:

20–24°C


Relative Humidity

Umumnya:

45–60%

Dapat berbeda tergantung produk.


Differential Pressure

Digunakan untuk:

  • Mencegah kontaminasi silang

  • Mengendalikan arah airflow


Air Change Rate

Menjaga kualitas udara dan recovery time.


12.7 Pressure Cascade

Pressure Cascade merupakan salah satu prinsip terpenting dalam HVAC farmasi.

Contoh

Koridor

+5 Pa

↓

Grade D

+10 Pa

↓

Grade C

+15 Pa

↓

Grade B

+20 Pa

↓

Grade A

+25 Pa

Udara bergerak dari area paling bersih menuju area yang kurang kritis.


12.8 Filtration System untuk Farmasi

Konfigurasi filtrasi bertingkat digunakan untuk melindungi area produksi.

Typical Filtration System

Fresh Air

↓

Pre Filter (G4)

↓

Medium Filter (F7)

↓

Final Filter (F9)

↓

HEPA H13/H14

↓

Supply Air


Fungsi

G4

Menahan partikel kasar.


F7

Menahan partikel menengah.


F9

Melindungi HEPA.


HEPA

Filtrasi akhir.


12.9 HEPA Filter pada Farmasi

HEPA digunakan pada area kritis.

Efisiensi

FilterEfisiensi
H13≥99,95%
H14≥99,995%

Lokasi Umum

  • Terminal Ceiling HEPA

  • HEPA Module

  • AHU HEPA Section


12.10 Airflow Pattern

Non-Unidirectional Flow

Digunakan pada:

  • Grade C

  • Grade D


Unidirectional Flow

Digunakan pada:

  • Grade A

  • Area kritis

Karakteristik:

  • Aliran udara seragam

  • Mengurangi risiko kontaminasi


12.11 Dehumidification dalam Farmasi

Banyak proses farmasi membutuhkan kontrol RH yang stabil.

Tujuan:

✓ Menjaga stabilitas produk

✓ Mencegah penggumpalan

✓ Mencegah kondensasi

✓ Menjaga kualitas proses


Sistem Umum

Cooling Coil

↓

Dehumidification

↓

Re-Heater

↓

Supply Air


12.12 UV-C pada Farmasi

UV-C sering digunakan untuk:

✓ Coil Protection

✓ Biofilm Control

✓ Meningkatkan kebersihan AHU

Catatan:

UV-C bukan pengganti HEPA.


12.13 AHU Configuration untuk Farmasi

Typical Pharmaceutical AHU

Fresh Air

↓

Pre Filter (G4)

↓

Medium Filter (F7/F9)

↓

UV-C

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

Final Filter (F9)

↓

HEPA H14

↓

Supply Air


12.14 Contamination Control Strategy (CCS)

Dalam GMP modern, HVAC merupakan bagian dari CCS.

HVAC membantu mengendalikan:

  • Partikel

  • Mikrobiologi

  • Airflow

  • Differential Pressure

  • Recovery Time

CCS tidak hanya mengandalkan HEPA Filter.


12.15 Monitoring System

Parameter yang umum dimonitor:

Temperatur


RH


Differential Pressure


Airflow


Particle Count


Microbial Monitoring


12.16 Perbandingan Farmasi dan Cleanroom Industri

Tabel 12.3 Perbandingan

ParameterIndustrial CleanroomPharmaceutical Cleanroom
FokusProdukProduk & Pasien
ISO ClassificationYaYa
GMP GradeTidakYa
MikrobiologiTerbatasSangat Penting
CCSTidak UmumWajib
Environmental MonitoringTerbatasIntensif

12.17 Kesalahan Umum

Menganggap ISO dan GMP Sama

Tidak benar.


Fokus pada Partikel Saja

Padahal mikrobiologi juga penting.


Mengabaikan Pressure Cascade

Risiko kontaminasi silang meningkat.


Tidak Mengontrol RH

Dapat mempengaruhi kualitas produk.


12.18 Recommended RJM Pharmaceutical AHU

Grade D Area

G4

↓

F7

↓

Cooling Coil

↓

Plug Fan

↓

F9

↓

Supply Air


Grade C Area

G4

↓

F7

↓

UV-C

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

F9

↓

HEPA H13

↓

Supply Air


Grade B Background

G4

↓

F9

↓

UV-C

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

F9

↓

HEPA H14

↓

Supply Air


Grade A Critical Zone

Terminal HEPA H14

Unidirectional Airflow

ISO 5 Environment


12.19 Prinsip Penting

Dalam fasilitas farmasi, HVAC bukan hanya sistem tata udara.

HVAC merupakan bagian dari sistem mutu yang secara langsung mempengaruhi kualitas produk dan keselamatan pasien.

Karena itu desain HVAC harus mempertimbangkan:

✓ GMP

✓ ISO 14644

✓ CCS

✓ Pressure Cascade

✓ RH Control

✓ Airflow Pattern

✓ Environmental Monitoring


12.20 Ringkasan Bab

Pada bab ini telah dibahas:

  • Peran HVAC dalam GMP

  • Grade A, B, C, D

  • Hubungan GMP dan ISO

  • Pressure Cascade

  • Filtration System

  • HEPA Filter

  • Airflow Pattern

  • Dehumidification

  • Contamination Control Strategy (CCS)

  • Pharmaceutical AHU Configuration

Bab berikutnya akan membahas AHU untuk Industri Makanan dan Minuman, termasuk kontrol temperatur, kelembapan, higienitas, kondensasi, dan keamanan pangan melalui sistem HVAC.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat