Home » » BAB 9 AHU UNTUK CLEANROOM

BAB 9 AHU UNTUK CLEANROOM

9.1 Pendahuluan

Cleanroom merupakan lingkungan terkendali yang dirancang untuk membatasi jumlah partikel, mikroorganisme, temperatur, kelembapan, dan tekanan udara sesuai kebutuhan proses.

Berbeda dengan sistem HVAC untuk kenyamanan (Comfort HVAC), sistem HVAC pada cleanroom merupakan bagian dari proses produksi itu sendiri.

Pada banyak industri, kualitas udara dapat secara langsung mempengaruhi:

  • Kualitas produk

  • Keamanan produk

  • Tingkat reject

  • Kepatuhan regulasi

  • Keberhasilan proses produksi

Karena itu AHU menjadi salah satu komponen terpenting dalam sistem cleanroom.


9.2 Apa Itu Cleanroom?

Menurut standar ISO 14644-1:

Cleanroom adalah ruangan dengan konsentrasi partikel udara yang dikendalikan dan dibangun serta dioperasikan untuk meminimalkan masuknya, terbentuknya, dan tertahannya partikel di dalam ruangan.

Selain partikel, cleanroom juga sering mengendalikan:

  • Temperatur

  • Relative Humidity (RH)

  • Differential Pressure

  • Airflow Pattern

  • Mikroorganisme


9.3 Mengapa Cleanroom Membutuhkan AHU Khusus?

AHU pada cleanroom tidak hanya berfungsi mendinginkan udara.

AHU cleanroom juga berfungsi untuk:

✓ Mengendalikan partikel

✓ Mengendalikan kelembapan

✓ Mengendalikan temperatur

✓ Mengendalikan tekanan ruangan

✓ Menjaga Air Change Rate (ACH)

✓ Menjaga airflow pattern

✓ Mendukung klasifikasi ISO


9.4 Parameter Utama Cleanroom

Partikel

Menentukan klasifikasi cleanroom.


Temperatur

Menjaga kenyamanan dan stabilitas proses.


Relative Humidity

Mencegah:

  • Kondensasi

  • Korosi

  • Pertumbuhan mikroorganisme

  • Gangguan proses


Differential Pressure

Mengendalikan arah aliran udara antar ruangan.


Airflow Pattern

Menentukan distribusi udara bersih.


9.5 ISO 14644-1

ISO 14644-1 mengklasifikasikan cleanroom berdasarkan jumlah partikel yang diizinkan.

Tabel 9.1 ISO Classification

ISO ClassMaximum Particle ≥0.5 µm (Partikel/m³)
ISO 53.520
ISO 635.200
ISO 7352.000
ISO 83.520.000

Semakin kecil angka ISO:

Semakin bersih ruangan.


9.6 Hubungan ISO dan AHU

Semakin tinggi tingkat kebersihan yang diinginkan:

  • Airflow meningkat

  • ACH meningkat

  • Filtrasi meningkat

  • Pressure control meningkat

Contoh:

ISO 8

Umumnya:

10 – 20 ACH


ISO 7

Umumnya:

30 – 60 ACH


ISO 5

Umumnya menggunakan:

  • Unidirectional Flow

  • HEPA Terminal Coverage Tinggi


9.7 Air Change Rate (ACH)

ACH merupakan salah satu parameter utama cleanroom.

Rumus:

ACH=\frac{Airflow\ (m^3/h)}{Room\ Volume\ (m^3)}


Contoh

Volume Ruangan:

100 m³

Airflow:

4.000 m³/h

ACH:

40 kali per jam


9.8 Pressure Cascade

Pressure Cascade digunakan untuk mengontrol arah perpindahan udara.

Prinsip:

Udara bergerak dari tekanan lebih tinggi menuju tekanan lebih rendah.


Contoh

Koridor

+15 Pa

↓

Gowning

+10 Pa

↓

Cleanroom

+5 Pa

↓

Air Lock

0 Pa

↓

Area Kurang Bersih


Tujuan:

Mencegah kontaminasi masuk ke area kritis.


9.9 Filtration System untuk Cleanroom

Konfigurasi yang umum:

Fresh Air

↓

Pre Filter (G4)

↓

Medium Filter (F7)

↓

Final Filter (F9)

↓

HEPA H13/H14

↓

Supply Air


Fungsi

Pre Filter

Menahan partikel kasar.


Medium Filter

Menahan partikel menengah.


Final Filter

Melindungi HEPA.


HEPA

Filtrasi akhir sebelum udara masuk ke cleanroom.


9.10 AHU Configuration untuk Cleanroom

Typical Cleanroom AHU

Fresh Air

↓

Pre Filter (G4)

↓

Medium Filter (F7/F9)

↓

UV-C Lamp

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

Final Filter (F9)

↓

HEPA H13/H14

↓

Supply Air


9.11 Fungsi Setiap Komponen

UV-C

Menjaga kebersihan coil.


Cooling Coil

Pendinginan dan dehumidifikasi.


Re-Heater

Kontrol RH.


Plug Fan

Menjaga airflow dan static pressure.


HEPA

Filtrasi akhir.


9.12 Airflow Pattern

Non-Unidirectional Flow

Digunakan pada:

  • ISO 8

  • Sebagian ISO 7

Karakteristik:

  • Mixing airflow

  • Distribusi udara umum


Unidirectional Flow

Digunakan pada:

  • ISO 5

  • Area kritis

Karakteristik:

  • Airflow seragam

  • Vertikal atau horizontal


9.13 Cleanroom Recovery

Recovery Time adalah waktu yang dibutuhkan cleanroom untuk kembali ke kondisi desain setelah terjadi gangguan.

Dipengaruhi oleh:

  • ACH

  • Airflow Pattern

  • Layout Ruangan

  • Efisiensi Filtrasi

Semakin besar ACH:

Semakin cepat recovery.


9.14 Temperatur dan RH Cleanroom

Tabel 9.2 Typical Design Condition

ApplicationTemperatureRH
General Cleanroom20–24°C45–60%
Pharmaceutical20–24°C45–60%
Electronics20–24°C35–55%
Precision Industry20–24°C40–55%

9.15 Cleanroom HVAC vs Comfort HVAC

Tabel 9.3 Perbandingan

ParameterComfort HVACCleanroom HVAC
Fokus UtamaKenyamananKontrol Lingkungan
FiltrasiG4/F7G4/F7/F9/HEPA
ACH4–810–60+
Pressure ControlUmumnya TidakSangat Penting
RH ControlUmumKritis
Airflow PatternTidak KritisSangat Penting

9.16 Kesalahan Umum

Menganggap AC Split Sebagai Cleanroom HVAC

AC split hanya mengontrol temperatur.

Belum tentu mengontrol:

  • Partikel

  • ACH

  • Pressure

  • Airflow Pattern


Fokus Pada HEPA Saja

Padahal cleanroom juga membutuhkan:

  • ACH

  • Pressure Cascade

  • RH Control


Mengabaikan Recovery Time

Dapat menyebabkan performa cleanroom tidak stabil.


9.17 Recommended RJM-AHU Configuration

Cleanroom ISO 8

G4

↓

F7

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

F9

↓

HEPA H13


Cleanroom ISO 7

G4

↓

F9

↓

UV-C

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

F9

↓

HEPA H13


Pharmaceutical Cleanroom

G4

↓

F9

↓

UV-C

↓

Cooling Coil

↓

Re-Heater

↓

Plug Fan

↓

F9

↓

HEPA H14


9.18 Prinsip Penting

Cleanroom tidak dibangun hanya dengan memasang HEPA Filter.

Keberhasilan cleanroom ditentukan oleh kombinasi:

✓ Filtrasi

✓ ACH

✓ Pressure Cascade

✓ Temperatur

✓ RH

✓ Airflow Pattern

✓ Operasional yang baik


9.19 Ringkasan Bab

Pada bab ini telah dibahas:

  • Definisi Cleanroom

  • ISO 14644-1

  • Air Change Rate

  • Pressure Cascade

  • Filtration System

  • Airflow Pattern

  • Recovery Time

  • Cleanroom AHU Configuration

  • Perbedaan Cleanroom HVAC dan Comfort HVAC

Bab berikutnya akan membahas AHU untuk Rumah Sakit (Medical HVAC), termasuk Operating Room, Isolation Room, ICU, CSSD, serta prinsip pengendalian infeksi melalui sistem tata udara.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat