Home » » BAB 3 – KOMPONEN UTAMA AIR HANDLING UNIT

BAB 3 – KOMPONEN UTAMA AIR HANDLING UNIT

3.1 Pendahuluan

Air Handling Unit (AHU) merupakan peralatan utama dalam sistem HVAC yang berfungsi mengolah dan mendistribusikan udara ke area yang dilayani.

AHU bukan hanya sebuah "kipas besar", tetapi merupakan gabungan beberapa komponen yang bekerja bersama untuk:

  • Menyaring udara

  • Mendinginkan udara

  • Memanaskan udara

  • Mengontrol kelembapan

  • Mengatur tekanan

  • Mendistribusikan udara

Konfigurasi AHU dapat berbeda tergantung aplikasi, seperti gedung perkantoran, rumah sakit, cleanroom, laboratorium, farmasi, maupun industri.


3.2 Struktur Dasar AHU

Secara umum AHU terdiri dari beberapa section utama:

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Urutan umum aliran udara:

Fresh Air / Return Air → Filter → Coil → Fan → Supply Air

Pada sistem tertentu dapat ditambahkan:

  • Mixing Box

  • Heating Coil

  • Humidifier

  • UVGI

  • Silencer

  • HEPA Filter

  • Energy Recovery System


3.3 AHU Casing

Fungsi Casing

Casing merupakan struktur utama yang menampung seluruh komponen AHU.

Fungsi casing:

  • Menjaga kekuatan struktur

  • Mengurangi kebocoran udara

  • Menahan tekanan internal

  • Melindungi komponen AHU

  • Menjaga kebersihan sistem


Material Casing

MaterialAplikasi
Galvanized SteelAHU umum
Powder Coated SteelIndustri dan gedung
SS304 Stainless SteelFarmasi dan makanan
SS316 Stainless SteelKorosif dan laboratorium khusus

Konstruksi Panel

Jenis panel yang umum digunakan:

  • Single Skin

  • Double Skin

  • Double Skin Insulated

Ketebalan panel umumnya:

  • 25 mm

  • 30 mm

  • 50 mm

Material insulasi:

  • PU (Polyurethane)

  • PIR (Polyisocyanurate)

  • Rockwool


3.4 Mixing Box

Fungsi Mixing Box

Mixing Box digunakan untuk mencampurkan:

  • Fresh Air

  • Return Air

Tujuan:

  • Menjaga kualitas udara

  • Mengurangi konsumsi energi

  • Mengontrol ventilasi

Komponen utama:

  • Fresh Air Damper

  • Return Air Damper

  • Exhaust Damper


3.5 Filter Section

Fungsi Filter

Filter digunakan untuk menghilangkan partikel dan kontaminan dari udara.

Tujuan:

  • Menjaga kualitas udara

  • Melindungi coil

  • Melindungi fan

  • Menjaga kebersihan ruangan


Tahapan Filtrasi

FilterEfisiensi Umum
Pre Filter G4Partikel kasar
Medium Filter F7Debu halus
Medium Filter F9Partikel lebih kecil
HEPA H13≥99,95%
HEPA H14≥99,995%

Susunan Umum Filter

  1. G4 Pre Filter

  2. F7 Medium Filter

  3. H13 HEPA Filter

Konfigurasi ini banyak digunakan pada:

  • Cleanroom

  • Rumah sakit

  • Laboratorium

  • Industri farmasi


3.6 Cooling Coil

Fungsi Cooling Coil

Cooling Coil digunakan untuk:

  • Menurunkan temperatur udara

  • Mengurangi kelembapan udara

  • Menjaga kondisi ruangan


Jenis Cooling Coil

TipeMedia Pendingin
Chilled Water CoilAir dingin
DX CoilRefrigeran langsung

Komponen Cooling Coil

  • Tube

  • Fin

  • Header

  • Drain Pan

  • Air Vent

  • Drain Connection


Material Coil

KomponenMaterial
TubeCopper
FinAluminium
KorosifSS304 / SS316

3.7 Heating Coil

Fungsi Heating Coil

Digunakan untuk:

  • Reheat setelah dehumidifikasi

  • Menjaga suhu proses

  • Menghindari kondensasi

Jenis:

  • Electric Heater

  • Hot Water Coil

  • Steam Coil


3.8 Humidifier Section

Fungsi Humidifier

Menambah kelembapan udara ketika RH terlalu rendah.

Aplikasi:

  • Farmasi

  • Elektronik

  • Laboratorium

  • Data Center tertentu


Jenis Humidifier

JenisKeterangan
Steam HumidifierAkurasi tinggi
Ultrasonic HumidifierHemat energi
Evaporative HumidifierSederhana

3.9 Fan Section

Fungsi Fan

Fan merupakan jantung AHU yang berfungsi menggerakkan udara melalui seluruh sistem.

Fan harus mampu mengatasi:

  • Filter pressure drop

  • Coil pressure drop

  • Duct pressure drop

  • HEPA pressure drop


Jenis Fan

FanKarakteristik
Forward CurvedDebit besar
Backward CurvedEfisiensi tinggi
Plug FanAHU modern
EC FanHemat energi

Parameter Utama Fan

  • Airflow

  • Static Pressure

  • RPM

  • Motor Power

  • Efficiency


3.10 Drain Pan

Fungsi Drain Pan

Menampung air kondensasi dari cooling coil.

Persyaratan:

  • Mudah dibersihkan

  • Tidak menimbulkan genangan

  • Anti korosi

Material yang umum:

  • SS304

  • SS316

  • Galvanized Coated


3.11 Damper

Fungsi Damper

Mengatur jumlah udara yang mengalir dalam sistem.

Jenis damper:

  • Volume Control Damper

  • Opposed Blade Damper

  • Fire Damper

  • Smoke Damper

  • Motorized Damper


3.12 Instrumentation

AHU modern biasanya dilengkapi instrumentasi untuk monitoring.

Parameter yang dipantau:

ParameterSensor
TemperaturTemperature Sensor
RHHumidity Sensor
Differential PressureDP Sensor
AirflowAirflow Sensor
Filter Pressure DropDP Gauge

3.13 Access Door

Fungsi Access Door

Memberikan akses untuk:

  • Inspeksi

  • Maintenance

  • Penggantian filter

  • Pembersihan coil

Persyaratan:

  • Mudah dibuka

  • Kedap udara

  • Memiliki gasket yang baik


3.14 Komponen Tambahan AHU

Beberapa AHU dilengkapi fitur tambahan:

  • UVGI (UV-C Germicidal)

  • Silencer

  • HEPA Housing

  • Energy Recovery Wheel

  • Bag Filter

  • Carbon Filter

  • VFD Panel

  • BMS Interface


3.15 Kesimpulan

AHU merupakan kombinasi berbagai komponen yang bekerja secara terintegrasi untuk mengolah udara. Setiap komponen memiliki fungsi spesifik dan saling mempengaruhi terhadap performa sistem secara keseluruhan.

Pemahaman terhadap fungsi dan karakteristik masing-masing komponen sangat penting untuk proses desain, instalasi, commissioning, troubleshooting, dan pemeliharaan sistem HVAC modern.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat