Home » » BAB 18 PREVENTIVE MAINTENANCE & HVAC LIFE CYCLE MANAGEMENT

BAB 18 PREVENTIVE MAINTENANCE & HVAC LIFE CYCLE MANAGEMENT

HANDBOOK HVAC FORMULA

RIJOMAC SYSTEM – Controlled Environment Engineering


18.1 PENDAHULUAN

Banyak sistem HVAC gagal bukan karena desain yang buruk.

Banyak sistem HVAC gagal karena kurangnya pemeliharaan.

Pada saat commissioning:

✓ Airflow sesuai

✓ Temperatur sesuai

✓ RH sesuai

✓ Pressure sesuai

Namun beberapa bulan kemudian performa mulai menurun.

Penyebabnya sering kali bukan kerusakan besar.

Melainkan akumulasi masalah kecil yang tidak terdeteksi.

Karena itu Preventive Maintenance merupakan bagian penting dari HVAC Engineering.


18.2 APA ITU PREVENTIVE MAINTENANCE?

Preventive Maintenance (PM) adalah kegiatan perawatan yang dilakukan secara terjadwal untuk mencegah kerusakan sebelum terjadi kegagalan sistem.

Tujuan:

✓ Menjaga performa

✓ Mengurangi downtime

✓ Mengurangi biaya perbaikan

✓ Memperpanjang umur peralatan

✓ Menjaga kualitas udara


18.3 JENIS MAINTENANCE

Corrective Maintenance

Perbaikan setelah terjadi kerusakan.


Preventive Maintenance

Perawatan sebelum kerusakan terjadi.


Predictive Maintenance

Perawatan berdasarkan data dan tren performa.


Dalam praktik HVAC modern, Preventive dan Predictive Maintenance lebih disarankan dibanding Corrective Maintenance.


18.4 KOMPONEN YANG HARUS DIMONITOR

Pada sistem HVAC:

✓ Filter

✓ Cooling Coil

✓ Fan

✓ Motor

✓ Bearing

✓ Belt

✓ Damper

✓ Sensor

✓ Control Panel

✓ Ducting

✓ HEPA Filter


18.5 FILTER MAINTENANCE

Parameter utama:

✓ Pressure Drop

✓ Visual Inspection

✓ Jadwal Penggantian


Rumus:

\Delta P=P_1-P_2


Jika pressure drop meningkat signifikan:

Filter harus dibersihkan atau diganti.


18.6 COOLING COIL MAINTENANCE

Cooling Coil harus diperiksa secara berkala untuk:

✓ Debu

✓ Korosi

✓ Kebocoran

✓ Drain Pan

✓ Fin Damage


Coil yang kotor menyebabkan:

✓ Airflow turun

✓ Kapasitas turun

✓ Energi meningkat


18.7 FAN MAINTENANCE

Periksa:

✓ RPM

✓ Getaran

✓ Noise

✓ Arus Motor

✓ Bearing


Perubahan kecil pada fan sering menjadi indikator awal masalah.


18.8 MOTOR MONITORING

Parameter:

✓ Voltage

✓ Current

✓ Temperature

✓ Insulation


Motor yang bekerja di atas beban normal akan mengalami penurunan umur pakai.


18.9 BELT INSPECTION

Untuk sistem belt drive:

Periksa:

✓ Tension

✓ Alignment

✓ Keausan

✓ Retak


Belt yang kendor menyebabkan airflow turun.


18.10 AIRFLOW TREND MONITORING

Airflow harus dibandingkan terhadap data commissioning.


Persentase performa:

Performance%=\frac{Actual\ Airflow}{Design\ Airflow}\times100%


Contoh:

Desain:

5.000 CMH


Aktual:

4.500 CMH


Performa:

90%


18.11 ACH MONITORING

ACH harus diverifikasi secara berkala pada:

✓ Cleanroom

✓ Rumah Sakit

✓ Laboratorium

✓ Farmasi


Penurunan ACH sering menjadi tanda awal masalah HVAC.


18.12 DIFFERENTIAL PRESSURE MONITORING

Pada:

✓ Cleanroom

✓ Isolasi Negatif

✓ BSL

✓ Operating Room


Tekanan ruangan harus dipantau secara berkala.


Jika tekanan berubah:

Kemungkinan terdapat:

✓ Kebocoran

✓ Perubahan airflow

✓ Damper bermasalah

✓ Filter tersumbat


18.13 TEMPERATURE TREND

Monitoring temperatur membantu mendeteksi:

✓ Penurunan kapasitas coil

✓ Sensor bermasalah

✓ Refrigerasi bermasalah

✓ Beban ruangan berubah


18.14 RH TREND

Monitoring RH membantu mendeteksi:

✓ Moisture Load meningkat

✓ Infiltrasi

✓ Coil tidak efektif

✓ Dehumidifier bermasalah


18.15 ENERGY TREND

Parameter:

✓ kWh

✓ Fan Power

✓ Chiller Power

✓ Compressor Power


Kenaikan energi sering menjadi indikator awal adanya masalah sistem.


18.16 HVAC LIFE CYCLE

Setiap komponen memiliki umur pakai.

Contoh umum:

KomponenUmur Tipikal
Pre Filter3–6 Bulan
Medium Filter6–12 Bulan
HEPA Filter2–5 Tahun
Fan Motor10–15 Tahun
AHU Casing15–25 Tahun
Ducting15–30 Tahun

Nilai aktual tergantung kondisi operasi dan maintenance.


18.17 LIFE CYCLE COST

Total biaya HVAC bukan hanya harga pembelian.

Life Cycle Cost meliputi:

✓ Investasi Awal

✓ Energi

✓ Maintenance

✓ Spare Part

✓ Downtime

✓ Penggantian Komponen


18.18 RUMUS LIFE CYCLE COST

Pendekatan sederhana:

LCC=Capital+Operation+Maintenance


Pada banyak proyek:

Biaya energi jauh lebih besar dibanding harga awal peralatan.


18.19 PREDICTIVE MAINTENANCE

Data yang dapat digunakan:

✓ Vibration

✓ Temperature

✓ Current

✓ Pressure

✓ Airflow


Tujuan:

Mendeteksi kegagalan sebelum terjadi.


18.20 MAINTENANCE CLEANROOM

Fokus utama:

✓ HEPA Filter

✓ Differential Pressure

✓ Particle Count

✓ Recovery Time

✓ Airflow Uniformity


Karena performa cleanroom bergantung pada stabilitas sistem HVAC.


18.21 MAINTENANCE MEDICAL HVAC

Fokus utama:

✓ Airflow

✓ Pressure

✓ Fresh Air

✓ Filtration

✓ Infection Control


Kegagalan HVAC dapat berdampak langsung pada keselamatan pasien.


18.22 STUDI KASUS

Kasus:

AHU Farmasi


Keluhan:

RH meningkat.


Investigasi:

✓ Refrigerasi normal

✓ Airflow normal


Ditemukan:

Cooling Coil kotor.

Drain Pan tersumbat.


Setelah cleaning:

✓ RH kembali normal

✓ Kapasitas meningkat


Pelajaran:

Masalah besar sering berasal dari perawatan yang terabaikan.


18.23 KESALAHAN UMUM

✗ Menunggu peralatan rusak.

✗ Tidak memiliki data baseline.

✗ Tidak mencatat hasil PM.

✗ Tidak memonitor pressure drop.

✗ Tidak memonitor airflow.

✗ Tidak memonitor energi.


18.24 FILOSOFI MAINTENANCE RIJOMAC

Maintenance bukan kegiatan memperbaiki kerusakan.

Maintenance adalah kegiatan mencegah kerusakan.


Peralatan yang terlihat normal belum tentu bekerja optimal.

Karena itu:

✓ Ukur

✓ Catat

✓ Analisis

✓ Bandingkan dengan data commissioning


18.25 RINGKASAN

Preventive Maintenance merupakan bagian penting dari HVAC Engineering.

Prinsip utama:

✓ Data commissioning menjadi baseline.

✓ Filter harus dimonitor.

✓ Airflow harus diverifikasi.

✓ Pressure harus dipantau.

✓ Energi harus dianalisis.

✓ Maintenance lebih murah daripada downtime.

Prinsip sederhana yang harus selalu diingat:

HVAC yang baik bukan HVAC yang baru dipasang.

HVAC yang baik adalah HVAC yang tetap bekerja sesuai desain bertahun-tahun setelah commissioning selesai.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat