Home » , » BAB 14 TESTING, ADJUSTING & BALANCING (TAB)

BAB 14 TESTING, ADJUSTING & BALANCING (TAB)

HANDBOOK CLEANROOM ENGINEERING

Konsep, Desain, Konstruksi, dan Validasi Cleanroom

Penulis
Machfud

PT Rijomac Sembilan Sembilan


BAB 14

TESTING, ADJUSTING & BALANCING (TAB)

14.1 Pendahuluan

Sebuah cleanroom dapat dirancang dengan baik.

HVAC dapat dipasang sesuai gambar.

HEPA filter dapat terpasang dengan benar.

Namun belum tentu sistem bekerja sesuai dengan yang direncanakan.

Karena itulah diperlukan proses Testing, Adjusting & Balancing (TAB).

TAB merupakan tahapan penting untuk memastikan bahwa sistem HVAC mampu memberikan performa sesuai desain.

Tanpa TAB, engineer hanya berasumsi bahwa sistem bekerja dengan baik.

Dengan TAB, engineer dapat membuktikan bahwa sistem benar-benar bekerja sesuai spesifikasi.


14.2 Apa Itu TAB?

TAB adalah singkatan dari:

Testing

Melakukan pengukuran parameter sistem.

Adjusting

Melakukan penyesuaian terhadap sistem.

Balancing

Menyeimbangkan distribusi udara agar sesuai desain.

Tujuan akhirnya adalah memastikan seluruh sistem HVAC bekerja secara optimal.


14.3 Mengapa TAB Penting?

TAB diperlukan untuk:

  • Memastikan airflow sesuai desain.
  • Memastikan pressure cascade tercapai.
  • Memastikan ACH tercapai.
  • Memastikan distribusi udara merata.
  • Memastikan performa HVAC optimal.

TAB merupakan jembatan antara desain dan operasional.


14.4 Tujuan Utama TAB

Tujuan TAB bukan hanya mengukur.

Tujuan TAB adalah:

Verifikasi

Membuktikan sistem sesuai desain.

Optimasi

Meningkatkan performa sistem.

Dokumentasi

Memberikan bukti teknis kepada owner.

Persiapan Validasi

Menjadi dasar proses commissioning dan validasi.


14.5 Lingkup TAB Cleanroom

TAB pada cleanroom umumnya meliputi:

Supply Air

Pengukuran volume udara supply.

Return Air

Pengukuran volume udara return.

Exhaust Air

Pengukuran volume udara exhaust.

Differential Pressure

Verifikasi pressure cascade.

Air Change Per Hour (ACH)

Verifikasi jumlah pergantian udara.

Temperatur dan RH

Verifikasi kondisi lingkungan.


14.6 Tahapan TAB

Review Dokumen

Meliputi:

  • Layout HVAC
  • Shop Drawing
  • Ducting Drawing
  • Design Calculation
  • Airflow Schedule

Pemeriksaan Lapangan

Meliputi:

  • Instalasi ducting
  • Diffuser
  • Return grille
  • Exhaust grille
  • Damper
  • Filter

Running System

Menjalankan sistem HVAC hingga kondisi stabil.


Pengukuran

Melakukan pengukuran seluruh parameter yang diperlukan.


Penyesuaian

Melakukan balancing dan adjustment.


Dokumentasi

Menyusun laporan TAB.


14.7 Alat Ukur TAB

Beberapa alat yang umum digunakan:

Anemometer

Mengukur kecepatan udara.

Airflow Hood

Mengukur volume udara diffuser.

Differential Pressure Meter

Mengukur tekanan antar ruangan.

Thermo Hygrometer

Mengukur temperatur dan RH.

Clamp Meter

Mengukur konsumsi listrik motor dan fan.


14.8 Pengukuran Airflow

Airflow merupakan parameter utama dalam TAB.

Parameter yang diukur:

  • Supply Airflow
  • Return Airflow
  • Exhaust Airflow

Hasil pengukuran dibandingkan dengan data desain.

Toleransi umumnya ±10% dari nilai desain.


14.9 Air Change Per Hour (ACH)

ACH dihitung berdasarkan hasil pengukuran airflow aktual.

Rumus:

ACH=\frac{Q\times60}{V}

Dimana:

Q = Supply Airflow (m³/min)

V = Volume Ruangan (m³)

ACH menjadi salah satu parameter utama dalam cleanroom.


14.10 Balancing Airflow

Balancing dilakukan melalui:

  • Volume Damper
  • VCD (Volume Control Damper)
  • Fan Adjustment

Tujuannya:

Setiap diffuser mendapatkan airflow sesuai desain.


14.11 Verifikasi Pressure Cascade

Setelah airflow seimbang, dilakukan verifikasi tekanan.

Contoh:

Koridor : 0 Pa

Gowning : +5 Pa

Preparation : +10 Pa

Production : +15 Pa

Apabila hasil tidak sesuai, dilakukan adjustment airflow.


14.12 Dokumentasi TAB

Dokumen TAB umumnya mencakup:

  • Data Desain
  • Data Aktual
  • Hasil Pengukuran
  • Hasil Adjustment
  • Kesimpulan

Dokumen ini menjadi dasar proses commissioning.


14.13 Kesalahan Yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan yang sering ditemukan:

  • TAB dilakukan sebelum sistem stabil.
  • Filter belum terpasang lengkap.
  • Damper tidak diberi label.
  • Pengukuran tidak terdokumentasi.
  • Tidak ada perbandingan dengan desain.

14.14 Filosofi TAB

TAB bukan mencari kesalahan.

TAB adalah proses memastikan sistem bekerja sebagaimana mestinya.

Sistem HVAC yang baik bukan sistem yang terlihat bagus.

Sistem HVAC yang baik adalah sistem yang dapat dibuktikan performanya melalui pengukuran.

Dalam engineering:

"Jika tidak diukur, maka tidak dapat dibuktikan."


14.15 Ringkasan Bab

Testing, Adjusting & Balancing (TAB) merupakan proses verifikasi performa HVAC yang memastikan airflow, pressure, temperatur, RH, dan ACH sesuai dengan desain.

TAB menjadi fondasi penting sebelum commissioning dan validasi dilakukan.

Melalui TAB, engineer dapat memastikan bahwa cleanroom siap memasuki tahap pengujian akhir dan operasional.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat