Home » » BAB 42 HEPA COVERAGE RATIO

BAB 42 HEPA COVERAGE RATIO

HANDBOOK HVAC FORMULA

RIJOMAC SYSTEM

Controlled Environment Engineering


42.1 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari bab ini, pembaca diharapkan mampu:

✓ Memahami konsep HEPA Coverage Ratio.

✓ Menghitung Coverage Ratio.

✓ Memahami hubungan Coverage dan ISO Class.

✓ Mendesain distribusi HEPA pada plafon.

✓ Melakukan optimasi jumlah dan posisi HEPA.


42.2 PENDAHULUAN

Banyak orang menganggap performa Cleanroom ditentukan oleh jumlah HEPA Filter.


Padahal:

Jumlah HEPA saja tidak cukup.


Yang lebih penting adalah:

✓ Luas area HEPA

✓ Distribusi HEPA

✓ Airflow Pattern

✓ Coverage Ratio


Karena itu diperlukan konsep:

HEPA Coverage Ratio


42.3 APA ITU HEPA COVERAGE RATIO?

HEPA Coverage Ratio adalah persentase luas plafon yang ditutupi oleh HEPA Filter.


Coverage Ratio menunjukkan seberapa besar area supply udara bersih pada plafon.


42.4 RUMUS COVERAGE RATIO

Rumus:

Coverage=\frac{A_{HEPA}}{A_{Ceiling}}\times100%


Dimana:

AHEPA = Total Luas HEPA

ACeiling = Luas Plafon


Satuan:

%


42.5 LUAS PLAFON

Rumus:

A_{Ceiling}=L\times W


Dimana:

L = Panjang Ruangan

W = Lebar Ruangan


42.6 CONTOH PERHITUNGAN

Data:

Ruangan:

6 m × 6 m


Luas plafon:

6\times6


Hasil:

36 m²


42.7 LUAS HEPA FILTER

Menggunakan:

4 unit HEPA

610 × 1220 mm


Luas satu unit:

0,744 m²


Total:

4\times0.744


Hasil:

2,976 m²


42.8 PERHITUNGAN COVERAGE

Perhitungan:

\frac{2.976}{36}\times100%


Hasil:

≈ 8,3%


42.9 COVERAGE DAN ISO CLASS

Semakin tinggi tingkat kebersihan:

Semakin besar Coverage Ratio yang dibutuhkan.


Namun tidak selalu harus 100%.


42.10 COVERAGE UMUM CLEANROOM

ISO ClassCoverage Umum
ISO 85 – 15%
ISO 715 – 35%
ISO 635 – 60%
ISO 560 – 100%

Nilai aktual tergantung desain dan proses.


42.11 COVERAGE DAN AIRFLOW PATTERN

Coverage mempengaruhi:

✓ Distribusi udara

✓ Uniformity

✓ Recovery Time

✓ Particle Removal


Semakin merata coverage:

Semakin baik distribusi udara.


42.12 TERMINAL HEPA SYSTEM

Pada Cleanroom modern:

HEPA biasanya dipasang pada terminal supply.


Keuntungan:

✓ Distribusi lebih baik

✓ Mudah diganti

✓ Risiko kontaminasi lebih rendah


42.13 HEPA LAYOUT

Layout HEPA harus mempertimbangkan:

✓ Bentuk ruangan

✓ Area kritis

✓ Posisi return air

✓ Peralatan proses


Tujuannya:

Menciptakan airflow yang merata.


42.14 ISO 8 APPLICATION

ISO 8 biasanya menggunakan:

✓ Coverage rendah

✓ Non-unidirectional airflow

✓ ACH moderat


Fokus pada pengenceran partikel.


42.15 ISO 7 APPLICATION

ISO 7 umumnya menggunakan:

✓ Coverage sedang

✓ ACH lebih tinggi

✓ Distribusi udara lebih merata


42.16 ISO 5 APPLICATION

ISO 5 biasanya menggunakan:

✓ Coverage tinggi

✓ Unidirectional airflow

✓ Face Velocity terkontrol


Fokus pada perlindungan area kritis.


42.17 COVERAGE DAN RECOVERY TIME

Coverage tinggi menghasilkan:

✓ Recovery lebih cepat

✓ Particle removal lebih baik


Namun:

✓ Investasi lebih besar

✓ Pressure drop lebih tinggi

✓ Konsumsi energi meningkat


42.18 COVERAGE OPTIMIZATION

Tujuan engineer bukan:

Coverage terbesar.


Tetapi:

Coverage yang cukup untuk memenuhi kebutuhan proses.


42.19 STUDI KASUS

Kasus:

Cleanroom ISO 7


Ukuran:

8 m × 6 m


Luas plafon:

48 m²


HEPA:

8 unit

610 × 1220 mm


Total luas HEPA:

5,95 m²


Coverage:

\frac{5.95}{48}\times100%


Hasil:

≈ 12,4%


Investigasi menunjukkan:

ACH memenuhi,

namun Recovery Time lambat.


Solusi:

Penambahan HEPA dan perbaikan distribusi udara.


42.20 KESALAHAN UMUM

✗ Menghitung jumlah HEPA tanpa Coverage Ratio.

✗ Mengabaikan distribusi HEPA.

✗ Menempatkan seluruh HEPA di satu sisi ruangan.

✗ Mengabaikan posisi return air.

✗ Menganggap Coverage tinggi selalu lebih baik.


42.21 CARA BERPIKIR ENGINEER

Ketika ditanya:

"Berapa jumlah HEPA yang dibutuhkan?"

Banyak orang langsung menghitung airflow.


Engineer akan bertanya:

✓ Berapa luas plafon?

✓ Berapa target ISO Class?

✓ Berapa Coverage Ratio?

✓ Bagaimana airflow pattern?

✓ Di mana area kritis berada?

Karena performa Cleanroom ditentukan oleh distribusi udara, bukan sekadar jumlah filter.


42.22 RINGKASAN

HEPA Coverage Ratio adalah persentase luas plafon yang ditutupi HEPA Filter.

Rumus utama:

Coverage Ratio:

Coverage=\frac{A_{HEPA}}{A_{Ceiling}}\times100%

Luas Plafon:

A_{Ceiling}=L\times W

Parameter utama:

✓ Coverage Ratio

✓ ISO Class

✓ HEPA Layout

✓ Airflow Pattern

✓ Recovery Time

✓ Return Air Location

Prinsip penting:

✓ Coverage mempengaruhi performa Cleanroom.

✓ Coverage mempengaruhi Recovery Time.

✓ Coverage harus mempertimbangkan airflow pattern.

✓ Coverage harus dioptimalkan sesuai kebutuhan proses.

Prinsip yang harus selalu diingat:

Jumlah HEPA bukan tujuan desain.

Performa Cleanroom adalah tujuan desain.

Dan dalam banyak proyek Cleanroom, distribusi HEPA yang benar sering lebih penting daripada menambah jumlah HEPA secara berlebihan.

Contact

PT RIJOMAC SEMBILAN SEMBILAN
Controlled Environment Engineering

WhatsApp: 0818-704-677
Email: rijomac.system@gmail.com
Workshop: Gunung Putri, Bogor - Jawa Barat